Pada awal komputer di buat orang, bahasa pemrograman sangatlah rumit. Bahkan penggunaan komputer pun sangat susah. Pada waktu itu orang masih menggunakan bahasa mesin. Komputer hanya dipakai di laborat universitas. Seiring kemajuan jaman dan penemuan-penemuan komponen yang semakin kuat, kemudian disusul penemuan software yang makin memudahkan penggunaan komputer, software untuk pemrograman (dengan demikian berarti juga bahasa pemrogramannya) menjadi semakin mudah dipahami. Bahkan, saat ini, dengan adanya pemrograman visual, yang memisahkan antara perancangan tampilan dan perancangan proses pengolahan data, membuat program menjadi sesuatu pekerjaan yang mengasyikkan sekaligus menantang. Oleh karena, jiwa seni kita bisa teraplikasikan di situ, sementara pada saat mengolah program pemrosesan, otak kita juga didorong untuk berpikir analitis. Meskipun itu bukan sesuatu yang mutlak. Sebab, bahasa pemrograman (sebagai contoh Visual Foxpro), menyediakan wizard yang memudahkan kita dalam membuat program. Pemrograman visual juga memungkinkan untuk membuat aplikasi yang lebih luwes dan luas sesuai kebutuhan. Pendeknya, ingin apa tinggal bilang.



